Hukum:

Seri Hukum Hak Kekayaan Intelektual HUKUM PATEN

Pengarang:
DR. Hj. Endang Purwaningsih, SH., M.Hum.

ISBN 978-979-538-443-4

Cetakan:
I / 2015

Tebal:
XI + 271

Harga
Rp 58,000,-


Deskripsi Singkat:

Keunggulan buku ini adalah menganalisis hukum Paten secara komparatif, antara Hukum Paten Indonesia dan Jepang, yang mana Hukum Paten Jepang dilatarbelakangi oleh pengaruh Eropa dan Amerika, sehingga buku ini juga menampilkan hukum Paten Eropa dan Amerika. Esensi perlindungan Paten terletak pada klaim baik dilihat dari rumusan kata-kata (the wording of claims) ataupun maksud klaim (the meaning of claims). Di Eropa inti perlindungan disandarkan pada Konvensi Strasbourg dan Konvensi Paten Eropa. Pada mulanya rumusan kata-kata klaim dijadikan pedoman, namun lama kelamaan akibat diskresi hakim dan pengaruh ajaran liberal yang besar menjadikan penafsiran melampaui kata-kata klaim menjadi the meaning of claims. Jepang dan Belanda bisa dijadikan contoh bagi Indonesia dalam menilai klaim, yakni dengan keseimbangan antara diskresi hakim dan prinsip iktikad baik, yang didasarkan pada maksud klaim. Demikian juga lingkup perlindungan, di Belanda dan Jepang luasnya perlindungan hampir sama seimbang dengan Amerika, namun Jepang lebih sempit karena mendasarkan diri pada the wording of claims (narrow interpretation) meskipun dalam keadaan tertentu meluas ke the meaning of claims (broad interpreation). Lingkup perlindungan Paten mencerminkan luasnya monoploy patent right yang diberikan oleh hukum, dibatasi oleh kepentingan teknologi dan kepentingan ekonomi yang tercakup dalam klaim spesifikasi. Ruang lingkup perlindungan Paten dari sudut pandang kepentingan ekonomi berhubungan dengan masalah persaingan. Persaingan yang dimaksud adalah: (1) persaingan pada saat aplikasi Paten berdasarkan first to file, berarti apabila pemohon pertama telah diberi Paten maka tertutup kemungkinan pemilik penemuan yang mirip untuk memperoleh Paten, meskipun ia telah menghabiskan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Demikian pula dengan berlakunya hak prioritas, apabila terdapat pemohon Paten dari negara lain yang menggunakan hak prioritas (priority right) berdasar Paris Convention  maka pemilik penemuan yang mirip dari dalam negeri  akan tersisihkan  dengan berlandaskan filing date. Apabila dilakukan modifikasi atau pun improvement terhadap penemuannya, harus diperhatikan apakah modifikasi tersebut tidak melanggar klaim invensi yang telah dilindungi Paten. Jika spesifikasi klaim terlalu luas maka akan memperkecil persaingan serta mematikan kesempatan penemuan-penemuan yang mirip dan modifikasinya untuk memperoleh Paten. Jika klaim terlalu sempit akan membatasi pemilik Paten dalam melaksanakan monopolinya (hak ekslusif Paten); (2) persaingan dalam pelaksanaan Paten pada skala ekonomi nasional dan internasional. Hal ini akan berhadapan dengan hukum Antitrust yang mengatur tentang persaingan pada era perdagangan bebas. Dari sudut pandang kepentingan teknologi, apabila perlindungan terlalu luas maka tidak akan terjadi pengembangan teknologi karena modifikasi sebesar apapun akan dikualifikasi sebagai pelanggaran. Sebaliknya bila perlindungan diberikan terlalu sempit, maka akan merugikan pihak Inventor yakni akan muncul banyak penemuan dengan teknologi yang mirip-mirip dan bisa memperoleh Paten relatif lebih mudah.


Daftar Isi:

KATA PENGANTAR l vii

DAFTAR ISI l ix

 

BAB I. ESENSI PATEN l 1

                        A.         Teori-teori Tentang Paten l 1

                                    1.         Arti Penting Perlindungan Paten l 1

                                    2.         Pengaturan Paten Internasional l 18      

a.    Paris Convention sebagai Dasar Perlindungan Paten l 18

b.    Implikasi TRIPs Dalam Pengaturan Paten Indonesia l 23

                                    c.          Pengaturan Paten di Negara Maju l 28

                        B.         Inti Perlindungan Paten l 42

                                    1.         Inti Perlindungan di Eropa          l 42

                                    2.         Inti Perlindungan di Amerika l 46

                                    3.         Inti Perlindungan di Jepang l 48

                                    4.         Inti Perlindungan di Indonesia l 50

                       

BAB II.            BATAS-BATAS PERLINDUNGAN PATEN l 56

A.    Lingkup Perlindungan Paten di Negara Maju dan di Indonesia l 56

                  1.         Sejarah Perlindungan Paten l 56

                  2.         Luasnya Perlindungan Paten di Eropa l 58

                  3.         Luasnya Perlindungan Paten di Amerika Serikat l 66

             4.             Luasnya Perlindungan Paten di Jepang l 73

                  5.         Luasnya Perlindungan Paten di Indonesia l 81

     

           

BAB III. KEPENTINGAN EKONOMI DAN KEPENTINGAN  

  TEKNOLOGI ATAS PATEN l 101

            A.        Aspek Ekonomi Perlindungan Paten        l 101

                                    1.         Luasnya Perlindungan Paten dari Segi Ekonomi l 101

2.    Monopoly Patent Right dalam UUP Indonesia dan UU Persaingan Indonesia l 105

                    3. Undang-Undang Antitrust dan Persaingan Dewasa

Ini l 111

                                    4.         Prinsip Umum Lisensi atau Transfer HKI l 114

B.    Aspek Positif dan Aspek Negatif Sistem Paten Bagi Pengembangan Teknologi l 117

                                    1.         Issue ‘Lama’ Alih Teknologi dan Dewasa Ini l 121

                                    2.         Sarana Alih Teknologi    l 130

                                    3.         Aspek Teknologi Perlindungan Paten Bagi

Indonesia l 138

 

BAB IV.            PENYELESAIAN HUKUM TERHADAP SENGKETA

PATEN l 142

            A.         Litigasi Sengketa Paten l 142

                                    1.         Patentabilitas Penemuan l 142

                                    2.         Claim Interpretation l 151

                                    a.         Literal Infringement l 151

                                    b.         Infringement Berdasarkan Doctrine of

Equivalent l 161

            B.         Landasan Filosofis dalam Litigasi Sengketa Paten l 167

1. Kepastian Hukum           dan Keadilan     l 167

2. Prinsip Iktikad Baik dan Diskresi Hakim l 169

3. Scope of The Claims dan Kepentingan Para

Pihak l 172

 

BAB V.             PERKEMBANGAN PERLINDUNGAN INVENSI

                        DI INDONESIA l 175

A.    Perkembangan Undang-Undang Paten Sejak Tahun 1989 Sampai Tahun 2001 l 175

                                    1.         Revisi UUP l 175

                                    2.         Syarat-syarat Pemberian Paten   l 183

                                    3.         Jenis-jenis Paten yang Dikenal Saat Ini l 186

                                    4.         Pengalihan Paten Melalui Perjanjian l 188

                                    5.         Komisi Banding l 190

                                    6.         Berakhirnya Perlindungan Paten l 191

B.    Peran Aktif Lembaga IPTEK dalam Pengembangan Teknologi l 193

                                    1.         Peran Lembaga Terkait di Indonesia l 193

                                    2.         TLO Sebagai Pelopor l 197

C.    Implikasi Paten dalam Pengembangan Teknologi Indonesia l 205

1.    Relevansi Era Teknologi Rekayasa Genetika dengan Perkembangan Paten l 205

2.    Kemungkinan Traditional Knowledge Dilindungi Hukum Paten    l 209

3.    Implikasi Paten Bagi Indigenous Technological Capabilities Indonesia     l 219

 

BAB VI.            NANOTEKNOLOGI l 229

A.        Perkembangan Nanoteknologi l 229

B.        Pemberdayaan Masyarakat Nano l 235

C.        Cara dan Bentuk Pematenan Produk Nano-

teknologi l 236

D.       Upaya Pematenan Produk Nano dan Pemberdayaan

Masyarakat Nano dalam Rangka Peningkatan

Indigenous Technological Capabilities l 239

 

BAB VII. KAJIAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG PENERAPAN

  WORLD WIDE NOVELTY DAN FUNCTION-WAY-

  RESULT TEST PADA PATEN l 241

  A.      Pendahuluan l 241

  B.      Rumusan Masalah l 243

  C.      Studi Pustaka dan Analisis l 243

 1.            Studi Pustaka l 243

 2.            Analisis l 249

  D.      Kesimpulan l 257

 

DAFTAR BACAAN l 259

RIWAYAT HIDUP l 271


© C.V. Mandar Maju 2005 - 2019 (v.3.1.6). All Rights Reserved.

Website Security Test